Deskripsi
Tiga alat kerja untuk mengenali, mendatangkan, dan menahan pelanggan yang tepat, dalam satu paket digital.
Mayoritas pemilik toko modern merasa sudah mengenal pelanggannya, padahal yang dimiliki hanya label kasar seperti ibu-ibu atau anak kos. Label itu bukan profil, melainkan tebakan, dan setiap keputusan yang dibangun di atasnya ikut menjadi tebakan. Akibatnya promo dipasang asal, assortment diisi mengikuti selera pemilik, dan jam ramai tidak pernah dibaca.
Bundle Peta Pelanggan Toko Modern menutup celah itu dengan tiga alat yang saling melengkapi. Ebook memberi pengetahuan tentang siapa pelanggan toko modern dan cara mendatangkan mereka sesuai tipe. Kartu Profil Pelanggan menyediakan lembar pencatatan sederhana untuk mulai mengenal pelanggan. Toolkit Pemetaan Pelanggan mengolah ratusan data secara otomatis menjadi segmentasi, jam puncak, dan rekomendasi.
Ketiganya dirancang untuk pelaku usaha, bukan untuk teori. Semuanya mengarah pada satu hasil, yaitu keputusan toko yang berdiri di atas data, bukan perasaan.
ISI DAN FITUR
- Ebook 24 halaman, format PDF, nyaman dibaca di ponsel.
- Tujuh tipe pelanggan inti dan empat tipe khas pasar Indonesia Timur.
- Strategi mendatangkan pelanggan per tipe lewat lima tuas.
- Kartu Profil Pelanggan, lembar A4 siap cetak.
- Toolkit Pemetaan Pelanggan dalam format Excel dengan segmentasi otomatis dan dashboard jam puncak.
- Panduan pemakaian dan contoh data.
UNTUK SIAPA
- Pemilik dan pengelola minimarket, toserba, dan grosir modern.
- Pelaku usaha ritel yang menjalankan toko tanpa pernah memetakan pelanggannya.
- Pemilik toko di daerah, khususnya Indonesia Timur (edisi khusus).
APA YANG DIDAPAT
- Kemampuan menjawab tiga pertanyaan kunci: siapa, kapan, dan apa pola belanja pelanggan.
- Kerangka menentukan tiga sampai empat tipe dominan toko.
- Taktik mendatangkan dan menahan tiap tipe.
- Dasar data untuk keputusan assortment, harga, jadwal staf, dan display
Dapatkan Bundle Peta Pelanggan Toko Modern sekarang, hanya Rp 9.900. File digital, langsung unduh, akses selamanya. Mulai kelola tokomu berdasarkan data, bukan tebakan.
